Langsung ke konten utama

MOTIVASI DIRI

Kisah, kadang berakhir tragis dan kadang berakhir manis. Itulah yang manusia rasain di dalam kehidupan. Kisah itu adalah perjalanan hidup yang berjalan terus sampai waktunya dipanggil Yang Maha Kuasa. Di dalam kisah kadang orang berpikir kalau itu adalah sebuah takdir yang udah digariskan Tuhan. Apapun yang terjadi di dalam kehidupan kadang kita berkata dalam hati “ ah.. ini yang sudah digariskan tuhan, sebagai manusia saya hanya menjalankan apa yang udah ditakdirin”. Sebuah usaha yang gagal, kadang-kadang membuat kita pesimis. Seseorang pernah ngomong di dalam komunitasnya, waktu itu ada seorang anak muda yang lagi nyari kerjaan.
“mas, gue pengen kerja dong”
Terus seseorang itu bilang, “kamu masih muda kok nyari kerja, mestinya kamu yang buat lapangan pekerjaan dong”
“gue ga punya modal mas”
“kamu masih muda,seharusnya kamu nyari ide dong”.
Ketika itu saya berpikir, ternyata omongan seseorang itu bisa ada benernya juga, anak muda sekarang sibuk nongkrong sana-sini tanpa tau yang dikerjainnya, yang mestinya bisa belajar buat dapetin ide, malah nyiain waktunya untuk obrolan yang ga penting.
Dan saya juga berpikir, kalo di era sekarang yang lapangan pekerjaan semakin sulit, berat banget kalo jalan sana-sini, dari perusahan-perusahan, bawa-bawa map ngelamar kerja. Kenapa ga nyiptain sebuah kreatifitas yang bisa jadi lapangan pekerjaan, toh sekarang zaman udah canggih. Semua informasi bisa di dapetin dari internet.
Dan saya pun beranggapan kalo  sebenarnya kratifitas anak Indonesia ini ga kalah sama kreatifitas anak-anak luar negeri. Tapi kenapa pengangguran makin banyak aja, disini saya asumsikan kalo anak negeri sebenarnya kebanyakan pemalas, selalu ingin dpet pundi-pundi yang instan, kerjaan enak. “LO PIKIR NI NEGERI KAKEK LO!!!”


(Sumber: Jebrukganteng.blogspot.co.id)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

metode pengajaran bahasa Arab- thariqah As-sam'iyah As-syafawiyah

THARIQAH AL-QAWA`ID WA TARJAMAH A.    Sejarah Metode Gramatika Tarjamah (Thariqah Al-Qawa’id Watarjamah) Cikal bakal metode ini dapat di rujuk ke abad kebangkitan Eropa (abad 15) ketika banyak sekolah dan universitas di Eropa mengharuskan pelajarannya belajar bahasa latin karena di anggap mempunyai “nilai pendidikan yang tinggi” guna mempelajari teks-teks klasik.metode ini merupakan penerminan yang tepat dari cara bahasa-bahasa yunani kuno dan latin diajarkan selama berabad-abad. Akan tetapi,penamaan metode klasik ini dengan “Grammar Translation Method” baru dikenal pada abad 19,ketika metode ini digunakan untuk pengajaran bahasa arab baik di negara-negara Arab maupun di negara-negara islam lainnya termasuk indonesia sampai akhir abad19. Berabad-abad yang lalu hanya sedikit metodelogi pengajaran bahasa yang di landasi teori belajar bahasa. Pada awalnya di dunia barat pengajaran bahasa asing di sekolah-sekolah di samakan dengan pengajaran bahasa yunani d...

MASALAH DAN VARIABEL PENELITIAN (Penelitian Bahasa Arab)

MASALAH DAN VARIABEL PENELITIAN (Metode Penelitian Bahasa Arab) A.     Pengertian Masalah Penelitian Masalah merupakan perihal yang subtansial dan krusial dalam kegiatan penelitian. Menurut Ary (1979), penelitian yang sistematis diawali dengan persoalan. Jhon Dewey menegaskan bahwa langkah pertama dalam metode ilmiah adalah pengkuan akan adanya kesulitan, hambatan, atau masalah yang membingungkan peneliti. Masalah merupakan sesuatu yang memerlukan jawaban, penjelasan, atau pemecahan (Ibnu, 2003). Dalam perspektif peneliti, masalah muncul karena adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan dan kesenjangan tersebut belum diketahui jawabannya. Masalah penelitian atau dalam bahasa Arab disebut musykilah mengacu pada ada tidaknya suatu kesulitan, kekurangan, atau kesalahan. Apabila kita menghadapi hal ini maka berarti kita dapat mengatakan bahwa hal itu merupakan suatu masalah. Sebagai gambaran dari uraian diatas, apabila kenyataan menunjukkan bahwa ...

Rancangan Penelian Deskriptif (Penelitian Bahasa Arab)

RANCANGAN PENELITAN DESKRIPTIF (Metode Penelitian Bahasa Arab) Rancangan deskriptif awal mula digunakan pada akhir abad ke 18, yaitu digunakan untuk mendeskripsikan rumah tahanan di Inggris yang selajutnya digunakan untuk dibandingkan dengan rumah tahanan di Jerman dan Prancis. Rancangan deskriptif adalah suatu rancangan penelitian yang menggambarkan variabel atau kondisi seperti apa adanya dalam suatu situasi. Menurut Best (1997) , di dalam rancangan deskriptif ini juga tercakup suatu usaha pemberian, pencatatan, penganalisaan, dan penginterprestasian kondisi-kondisi yang terjadi. Pernyataan ini dipertegas oleh Nazir (1988), bahwa rancangan deskriptif adalah suatu metode untuk meneliti suatu status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan...